Jumat, 19 Juni 2026

Breaking News

  • Siak Konsisten Raih WTP ke-15 Kali Berturut, Bupati Afni Tekankan Penguatan Tata Kelola Keuangan   ●   
  • Antisipasi Pencurian Data, Diskominfo Siak Perkuat Tim Tanggap Insiden Siber Mendukung SPBE     ●   
  • Rektor UMRI Akan Terima JMSI Riau Award 2026, Saidul Amin Pemimpin yang Visioner   ●   
  • Kadisdik Riau Imbau Orang Tua dan Calon Siswa Realistis Pilih Sekolah di SPMB 2026   ●   
  • Wakili Provinsi Riau di Seri Nasional, Wabup Kampar Hj Misharti Lepas Keberangkatan Tim Kampar Junior FA U-10, U-11 dan U-12   ●   
Tekan Lonjakan Harga Minyakita , Pemko Pekanbaru akan Gelar Operasi Pasar
Rabu 13 Mei 2026, 10:44 WIB
👁11148

 

Pekanbaru, berazamcom - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, siap menggelar operasi pasar guna mengintervensi harga minyak goreng kemasan Minyakita di pasaran.
 
Saat ini harga minyak goreng kemasan itu meroket naik. Harga Minyakita di pasar tradisional Kota Pekanbaru saat ini sudah menyentuh Rp20.000 per liter.
 
Sementara, pemerintah sudah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita Rp15.700 per liter. Kenaikan Minyakita di pasaran lantaran pasokan dari distributor tidak lancar.
 
Pj Sekretaris Daerah (Swkda) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan bahwa jika harga salah satu bahan pangan itu tak kunjung turun, maka Pemko Pekanbaru akan melakukan pasar murah.
 
"Kita lihat situasi dulu, kalau masih berlangsung (harga tinggi) terus, sesuai arahan bapak wali kota, kenyamanan warga kita nomor satu, kalau memang harus operasi pasar kita akan operasi pasar," kata Ingot, Selasa (12/5/2026).
 
Menurutnya,operasi pasar bakal digelar jika harga Minyakita tidak kunjung turun dipasaran. Pemko bakal berkoordinasi dengan Bulog untuk melakukan operasi pasar dan menjual harga minyak goreng dibawah harga pasar.
 
Ingot menyebut, Pemko Pekanbaru selalu berkoordinasi dengan distributor dan Satgas Pangan terkait pasokan Minyakita.
 
Mereka memastikan jalus distribusi tidak terhambat dan pasokan berjalan seperti biasanya ke pedagang.
 
"Ada kendala, distribusinya itu tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Seharusnya yang sudah dijual ke pengguna, tapi dijual ke ritel lagi," jelasnya.
 
Guna memastikan pasokan lancar, pihaknya sudah meminta distributor untuk alokasi yang bakal dipasok ke pasar-pasar agar tidak alami hambatan. 

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top