Selasa, 23 Juni 2026

Breaking News

  • Dapat Anugrah JMSI Award, Kapolda Riau: Saya Terima dengan Senang Hati   ●   
  • Wakil Bupati Kampar Bersama Forkopimda Kab. Kampar Tandatangan Pakta Integritas SPMB Jenjang SD/SMP   ●   
  • Wabup Kampar Hj Misharti Buka Secara Resmi “Fasilkom Mengabdi 2026” di Hutan Adat Imbo Putui   ●   
  • Penyerahan LHP BPK, Bupati Kampar Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel   ●   
  • Bupati Kampar Lepas Peserta Fun Run Road To Riau Bhayangkara Run 2026   ●   
Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada Hari Kamis 19 Februari 2026
Selasa 17 Februari 2026, 20:47 WIB
👁37171

 

Jakarta, berazamcom - Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 melalui sidang isbat yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026).

"Sidang isbat telah selesai dilaksanakan. Awal Ramadan 1447 H jatuh pada haru Kamis 19 Februari 2026 ” ujar Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers usai sidang.

Sidang isbat tersebut dihadiri berbagai lembaga dan unsur masyarakat, antara lain Komisi VIII DPR RI, MUI, BMKG, BRIN, hingga perwakilan ormas Islam dan pesantren.

Keterlibatan banyak pihak ini menunjukkan penetapan awal Ramadhan dilakukan secara kolektif dan berbasis kajian ilmiah.

Hasil sidang isbat pemerintah berbeda dengan keputusan PP Muhammadiyah yang lebih dulu menetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026.

Penetapan tersebut menggunakan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) dengan prinsip satu hari satu tanggal di seluruh dunia.

Adapun tidak serentaknya awal Ramadhan muncul dari perbedaan metodologi. Muhammadiyah menggunakan hisab murni berbasis kalender global yang sudah ditentukan sebelumnya.

Walau sama-sama bersandar pada perhitungan astronomi, kerangka fikih dan sistem penetapannya berbeda.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengajak umat Islam menyikapi perbedaan awal Ramadhan secara bijak dan saling menghargai.

"Di situlah sebagai ruang ijtihad tentu tak perlu saling menyalahkan satu sama lain, dan satu sama lain juga tidak merasa paling benar sendiri," kata Haedar dalam keterangan tertulis, Selasa. (*)

 

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top