Jumat, 19 Juni 2026

Breaking News

  • Siak Konsisten Raih WTP ke-15 Kali Berturut, Bupati Afni Tekankan Penguatan Tata Kelola Keuangan   ●   
  • Antisipasi Pencurian Data, Diskominfo Siak Perkuat Tim Tanggap Insiden Siber Mendukung SPBE     ●   
  • Rektor UMRI Akan Terima JMSI Riau Award 2026, Saidul Amin Pemimpin yang Visioner   ●   
  • Kadisdik Riau Imbau Orang Tua dan Calon Siswa Realistis Pilih Sekolah di SPMB 2026   ●   
  • Wakili Provinsi Riau di Seri Nasional, Wabup Kampar Hj Misharti Lepas Keberangkatan Tim Kampar Junior FA U-10, U-11 dan U-12   ●   
Prihatin Dengan Kasus Gubernur Riau, LAM Hasil Mubes Dumai Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi
Jumat 07 November 2025, 16:01 WIB
👁47824
Armansyah SH, Pj Setia Usaha Agung LAM Riau Hasil Mubes Dumai

 

Pekanbaru, berazamcom - Pj Setia Usaha Agung LAM Riau hasil Mubes Dumai, Datuk Armansyah SH, mengaku sangat prihatin dan malu atas kasus hukum yang menimpa Gubernur Riau H Abdul Wahid. Selaku pemimpin yang katanya pernah dianugerahi oleh satu lembaga sebagai Datuk Setia Amanah, mestinya Abdul Wahid memberikan contoh yang elok kepada masyarakat, bukan sebaliknya.

"Sangat menyedihkan. Di tengah perjuangan menjaga tuah menegakkan marwah, pemimpin kita justru lalai menjalankannya. Sebagai orang yang dimuliakan, gubernur harusnya setia dengan amanah yang diberikan," ucap Datuk Armansyah, kepada awak media, Jum'at (7/11/2025).

Pun begitu, dia berharap masyarakat Riau tidak terprovokasi, tetap tenang, arif, dan menjaga marwah negeri dalam menyikapi kasus hukum gubernur tersebut.

"Kita hormati proses hukum yang sedang berjalan kepada lembaga penegak hukum.

Prinsipnya, tegakkan hukum yang berkeadilan. Yang benar ditegakkan, yang salah jangan disembunyikan," tegasnya.

Arman juga menyampaikan harapannya kepada Wakil Gubernur SF Haryanto yang kini ditunjuk sebagai Plt Gubernur Riau, untuk bisa mengemban tugas dengan baik dan benar. 

"Kita berharap Plt Gubernur bisa menjalankan roda pemerintahan yang baik dan bersih, yang mengutamakan prinsip-prinsip akuntabilitas, transparansi, efektif, efisien, dan responsif. Dengan demikian akan terwujud pemerintahan yang jujur dan bertanggung jawab, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme," pungkasnya.(*)




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top