Jumat, 4 September 2026

Breaking News

  • Kolaborasi Atasi Banjir, Pemko Pekanbaru Jemput Bola ke Pemprov Perbaiki Drainase   ●   
  • Riau Dikepung 234 Hotspot, Inhil dan Bengkalis Mendominasi   ●   
  • Bupati Afni Temui Dirjen Keuda, Bahas DBH Siak yang Belum disalurkan   ●   
  • Kakan Kemenag Kota Pekanbaru Apresiasi MAN 1 Pekanbaru di Pembukaan OMI 2026   ●   
  • 1.310 Hotspot Terdeteksi di Sumatra, Riau Sumbang 26 Titik   ●   
Uang Beredar di Indonesia Mencapai Rp 8.888,4 Triliun per Maret 2024, Ini Kata Orang BI
Kamis 25 April 2024, 15:40 WIB
👁965042
Ilustrasi

Jakarta, berazamcom - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Maret 2024 tumbuh 7,2 persen secara tahunan (yoy). Per Maret, posisi M2 tercatat sebesar Rp 8.888,4 triliun.

Angkanya lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya, yang tercatat 5,3 persen secara tahunan (yoy). Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit atau M1 sebesar 7,9 persen yoy dan uang kuasi sebesar 6,2 persen yoy.

"Perkembangan M2 pada Maret 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat," katanya dalam keterangan resmi pada Kamis, 25 April 2024.
 
Penyaluran kredit pada Maret 2024 tumbuh sebesar 11,8 persen yoy. Angkanya meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 11 persen yoy.

Kemudian, tagihan bersih kepada pemerintah pusat tumbuh sebesar 18 persen yoy, setelah terkontraksi sebesar 1 persen yoy pada Februari 2024. Terakhir, aktiva luar negeri bersih terkontraksi sebesar 1,1 persen yoy, setelah tumbuh sebesar 2,3 persen yoy pada bulan sebelumnya.(*)

 

 

 

Sumber: Tempo.co




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top