Jumat, 4 September 2026

Breaking News

  • Kolaborasi Atasi Banjir, Pemko Pekanbaru Jemput Bola ke Pemprov Perbaiki Drainase   ●   
  • Riau Dikepung 234 Hotspot, Inhil dan Bengkalis Mendominasi   ●   
  • Bupati Afni Temui Dirjen Keuda, Bahas DBH Siak yang Belum disalurkan   ●   
  • Kakan Kemenag Kota Pekanbaru Apresiasi MAN 1 Pekanbaru di Pembukaan OMI 2026   ●   
  • 1.310 Hotspot Terdeteksi di Sumatra, Riau Sumbang 26 Titik   ●   
Tradisi Malam Nisfu Syaban, Kampung Tanjung Tungga Gelar Yasinan 3 Kali dan Doa Bersama
Minggu 25 Februari 2024, 21:33 WIB
👁131652
Teks foto : Masyarakat Kampung Tanjung Tungga menggelar tradisi menyambut nisfu syaban.

Lingga, Berazam.com : Malam nisfu syaban adalah malam pertengahan bulan syaban yakni 15 hari pada bulan syaban yang bertepatan pada Sabtu malam 24 Februari 2024.

Masyarakat Kampung Tanjung Tungga menggelar tradisi menyambut nisfu syaban dengan membawa surah yasin, air minum serta hidangan berkumpul di masjid Al-Ikhlas, Kampung Tanjung Tungga, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.

Tradisi merupakan sesuatu kebiasaan atau budaya yang dilakukan turun temurun, layaknya tradisi, malam nisfu syaban di Tanjung Tungga masih lestari dan terus dilakukan hingga kini dan akan begitu seterusnya kedepan. Masyarakat berkumpul dimasjid untuk membaca surah yasin bersama-sama setelah melakukan sholat magrib berjamaah, surah yasin dibaca sebanyak 3 kali berturut-turut dengan niat yang berbeda-beda namun dalam satu tujuan yang sama yakni untuk kebaikan, lalu dilanjutkan dengan doa bersama.

Pembacaan surah yasin dan doa bersama dipimpin oleh Ketua Masjid Al-Ikhlas, Fajar Hairum.

“Niat yasin yang pertama kita minta di panjangkan umur untuk beribadah kepada Allah SWT, niat yasin yang kedua kita memohon rezeki yang halal untuk beribadah kepada Allah SWT, dan niat yasin yang ketiga yaitu memohon dikuatkan iman kepada Allah SWT” ungkap Hairum saat memimpin bacaan yasin, Sabtu malam (24/2/2024).

Setelah pembacaan yasin selesai, melaksanakan shalat isya berjamaah dan kemudian doa selamat (tolak bala) bersama yang dipimpin oleh Edy dan rangkaian acara ini ditutup dengan menyantap hidangan sambil bercengkrama. Tujuan nisfu syaban selain untuk mendoa akan kebaikan kepada Allah SWT, juga sebagai ajang bersilaturahmi antar masyarakat serta mempererat hubungan sosial bermasyarakat.

Dalam tradisi ini tampak turut dihadiri oleh Syafri Kepala Desa Penuba, Adnan Kepala Subbagian (Kasubag) Kecamatan Selayar, Fajar Hairum Ketua Masjid Al-Ikhlas, Tok Ismail Tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kampung Tanjung Tungga khususnya dan Desa Penuba pada umumnya.

Laporan: Nurul
Editor : Yanto Budiman




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top